Jenis Cairan Radiator Coolant yang Perlu Anda Ketahui 

Puisimu – Jenis cairan radiator coolant terdiri dari bermacam – macam jenis. Setidaknya ada 4 macam cairan radiator yang biasanya dikenal di kalangan otomotif. Tiap – tiap jenis memiliki keunggulan masing – masing yang berbeda.

Tentunya ada baiknya bila Anda mengetahui jenis – jenis cairan ini agar dapat menemukan komposisi oli yang tepat dan sesuai untuk kendaraan Anda. Di sisi lain, penting kiranya untuk mengetahui kapan saja waktu yang tepat untuk mengganti oli motor Anda.

Jenis cairan radiator coolant

Jenis Cairan Radiator Coolant yang Banyak digunakan 

Jenis yang pertama adalah jenis yang paling banyak digunakan yakni cairan radiator coolant biasa. Cairan radiator ini adalah jenis yang paling banyak digunakan oleh pengguna motor matic. Cairan yang memiliki titik didih hingga 110 derajat celcius ini terbilang cukup tinggi.

Biasanya selain digunakan untuk kendaraan bermotor, cairan ini juga digunakan untuk mobil – mobil yang menggunakan cairan coolant. Fungsinya sudah tentu untuk mendinginkan mesin mobil sehingga dapat digunakan, dioperasikan, dan dijalankan dengan baik.

Jenis yang kedua adalah cairan radiator super coolant yang memilih titik didih jauh lebih tinggi dari model sebelumnya. Bila model biasa dapat memiliki titik didih hingga 110 derajat celcius maka radiator super coolant ini dapat mencapai titik didih hingga 130 derajat celcius.

Jenis radiator yang kedua adalah radiator antifreeze. Radiator ini dapat memberikan perlindungan secara menyeluruh dari cuaca ekstrim. Cuaca esktrim meliputi cuaca dingin yang membuat mesin mobil menjadi beku. Titik didih untuk model ini mencapai 128 derajat celcius.

Bahan – bahan yang ada pada Radiator Coolant 

Cairan radiator coolant terbaik terbuat dari bahan – bahan yang aman. Setidaknya ada 3 bahan yang digunakan. Bahan pertama adalah IAT atau Inorganic Addictive Technology. Bahan ini merupakan salah satu komposisi yang digunakan untuk membuat cairan radiator yang berkualitas.

Cairan yang ini bisanya digunakan untuk mobil – mobil. Biasanya dalam waktu 2 tahun dengan jarak 24 ribu mil sudah bisa diganti dengan yang baru. Model oli ini adalah yang biasanya digunakan untuk mobil – mobil tua.

Bahan selanjutnya adalah OAT atau Organic Acid Technology yang digunakan untuk bahan general motor. Biasanya dapat diganti setiap 5 tahun atau sudah menempuh jarak 50 ribu mil. Bahan terakhir adalah HOAT adaah Hybrid Organic Acid Technology. 

Bahan – bahan ini biasanya yang digunakan untuk berbagai jenis produk oli yang digunakan sebagai pelumas mesin kendaraan termasuk merk air radiator coolant murah. Hal lain yang juga membedakan cairan ini dari cairan air biasa adalah warna cairan.

Cairan yang digunakan untuk oli pelumas umumnya memiliki warna yang pekat seperti merah dan hijau. Warna ini juga menunjukkan jenis cairan radiator coolant yang dapat digunakan untuk kendaraan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *