Ingin Klaim Asuransi Kendaraan Hilang? Begini Prosedur Lengkapnya

Puisimu – Selain menjamin kerugian karena kerusakan, alasan lain yang mendasari orang beli asuransi mobil atau kendaraan bermotor adalah kemungkinan terjadinya pencurian. Bahkan, walau sudah dijaga sebaik mungkin di rumah serta dilengkapi kamera pengawas, masih ada maling yang berani mencuri kendaraan. Jika ini terjadi, Anda bisa mengikuti prosedur klaim atas pencurian mobil ini.

asuransi kendaraan

1. Langsung Melapor ke Pihak Asuransi

Saat Anda menyadari mobil atau kendaraan bermotor Anda raib, harap segera hubungi pihak asuransi Anda. Biasanya pihak asuransi bisa dihubungi lewat e-mail, telepon, atau langsung mendatangi pihak asuransi atau agen asuransinya. Jangan mengulur waktu untuk melaporkan insiden hilangnya mobil, lebih dari tenggat waktunya yang selama 3 kali 24 jam.

Biasanya, pada laporan pertama ini, Anda akan diminta keterangan seputar insiden hilangnya kendaraan Anda. Paparkan sedetil dan sejujur mungkin kronologi terjadinya insiden kehilangan kendaraan tersebut. Jelaskan waktu dan tempat terjadi, serta bagaimana mobil Anda bisa hilang dicuri. Pihak asuransi juga akan menjelaskan pada Anda tata cara pengajuan klaim asuransi.

2. Melaporkannya Segera pada Pihak Kepolisian

Setelah Anda melapor pada pihak asuransi kendaraan, segera datangi pihak kepolisian, untuk membuat laporan kehilangan kendaraan. Di kantor polisi, Anda akan dibuatkan berita acara kehilangan. Berita acara memuat data pribadi Anda sebagai pemilik kendaraan, beserta dengan kronologis terjadinya pencurian. Waktu maksimal untuk membuat berita acara adalah 24 jam.

Jangan lupa untuk membawa serta sedikitnya dua orang saksi saat Anda melakukan pelaporan. Dengan adanya saksi, maka pihak kepolisian bisa memverifikasi, bahwa pencurian benar-benar terjadi dan tidak direkayasa. Selanjutnya, pihak kepolisian akan menerbitkan surat tanda kehilangan kendaraan dan laporan kemajuan (Lapju) atas pencarian kendaraan Anda yang hilang.

Pihak kepolisian juga akan melakukan penyitaan dan pemblokiran pada dokumen kendaraan seperti STNK. Ini dilakukan agar tak terjadi penyalahgunaan kendaraan dari kendaraan yang sudah dicuri. Pihak kepolisian di tingkat Ditlantas (Direktorat Lalu Lintas) akan menerbitkan surat pemblokiran, yang dibutuhkan nanti saat melapor ke Direktorat Reserse.

3. Pengurusan Surat Keterangan di Direktorat Reserse

Untuk mengurus surat keterangan dari Direktorat Reserse, Anda harus mengisi formulir surat permohonan terlebih dahulu. Lampirkan fotokopi KTP, BPKB, nota pembelian kendaraan, polis asuransi, dan surat pengantar dari tempat beli asuransi mobil atau kendaraan. Sertakan juga fotokopi laporan kehilangan, TKP, surat asli daftar pencarian barang dan laporan kemajuan.

4. Ajukan Klaim pada Pihak Asuransi

Setelah dokumen sebelumnya lengkap, segera ajukan permohonan klaim pada pihak asuransi Anda. Setelah Anda mengisi formulir permohonan, Anda akan diminta untuk melampirkan beberapa dokumen yang telah Anda urus sebelumnya. Jangan lupa juga melampirkan fotokopi polis asuransi kendaraan saat melakukan klaim, disertai dengan kunci kontak kendaraan Anda.

Pengurusan klaim akan diproses setelah dilakukan pencarian kendaraan selama 60 hari, namun kendaraan Anda tak juga ditemukan. Jika klaim hilang telah diproses dan memenuhi persyaratan asuransi, maka dana ganti rugi akan cair. Namun, jika ternyata kondisi kehilangan tak memenuhi syarat asuransi, maka klaim Anda akan ditolak dan Anda tak menerima ganti rugi.

Itulah beberapa tahapan yang harus Anda lalui ketika ingin melakukan klaim atas asuransi kendaraan Anda. Kerjakan semua prosedurnya dengan teliti, agar klaim yang Anda ajukan nantinya bisa diterima dan Anda bisa mendapatkan dana ganti rugi. Jangan jadi nasabah, yang bisanya hanya marah-marah dan menuntut ganti rugi langsung tanpa mengikuti prosedur yang ada.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *